Kamis, 31 Desember 2015

selamat tinggal 2015

kamu bukan tahun yang kubenci, namun tak cukup banyak untuk ku syukuri.
lebih banyak tangis yang tanpa sengaja dan kusengaja
namun banyak juga tawa yang patut kusyukuri.
dari kamu, kamu dan kamu sekalian.
aku bersyukur.
banyak aku berfikir
langkah apa yang sebaiknya aku pilih
jalan seperti apa yang sebaiknya kau tempuh
ini sudah dipenghujung tahun.
banyak dalam diriku yang tak ingin terkurung dalam masa lalu
bayangnya saja yang begitu menjerat
Tuhan, jika memang aku harus bangkit,.
ikhlaskan hatiku
ikhlaskan diriku melepas dirinya yang lebih dulu melepas
Tuhan, tak banyak yang aku inginkan
ikhlaskan diriku, sabarkan jiwaku
agar tak lagi terkurung dalam kesedihan
lantas ini permohonanku
sepertinya aku terjebak dalam satu masalah Tuhan
Engkau tahu kan Tuhan, aku terlalu lemah
tolong selamatkan aku

Minggu, 27 Desember 2015

dalam diam

bukan aku tak mensyukuri berbagai nikmat dari Tuhan yang kuterima
hanya terkadang begitu pilu untuk dikenang
masa lalu dan masa depan
aku terlalu takut
ketika masa lalu itu begitu menghantui
dan masa depan yang begitu menyiksa
ketika aku merasa mampu untuk bangkit
lantas mengapa aku sendiri lagi
kadang aku merasa begitu penuh dosa
pada mereka yang tak seharusnya aku lupakan
pada hati-hati yang tak kusentuh
dalam sunyi aku sering merutuki diri
betapa tidak adilnya hidup
betapa pengecutnya diri ku ini
hingga aku tunduk pada kejamnya kehidupan
dalam gelap malam aku sering menangis
merutuki garis nasib yang sering tak berpihak
apakah disana dia juga mengingat
setiap derai tangis yang disebabkanya
setiap jerit benci yang ditorehkannya
adakah dia tidur dalam lelap
sedang aku seringkali bermimpi buruk
kadang aku begitu takut
takut pada penghakiman yang akan kuterima nanti
sedang diri ini begitu kecil
begitu tak mampu melawan sebuah kata
lantas aku membenci
membenci angin yang mengenalkan kita
benci pada permen manis yang pahit
benci pada setapak jalan yang sering kita lewati
bukan. bukan aku masih mencintaimu
yang tersisa hanya kebencian untukkmu
kebencian yang membuat orang lain pergi
orang yang membuatku bangkit kembali
orang itu pergi karena dirimu
karena trauma yang kamu buat itu
begitu membekas, begitu menyakitkan
masih bisa makan begitu lahap?
sedang aku disni tak sanggup menelan butir nasi
sedang aku disisi tak mampu berhenti menangis

Minggu, 20 Desember 2015

aku harap

aku sering berharap keajaiban dari Tuhan..
tapi apa yang bisa aku harapkan? Sedang aku penuh dengan dosa.
apa yang diharapkan oleh pendosa ini.
dalam setiap pandangan mata, kenangan tentang mu selalu menghantui.
aku tak memahami.
bagaimana caraku bertahan  dalam dengkinya hati.
pada keadaan yang seringkali memojokkan.
tolong.
keajaiban itu datang lah.
dalam wujud maaf darimu.
dalam wujud penerimaan darimu.
sering aku takut, aku tak termaafkan.
mengingat betapa keras kepala dirimu.
menyadari kesalahnku yang besar itu.
aku juga bertanya, bagaimana dirimu disana.
mengingat diriku kah?
jika boleh aku memohon, hadirmu dan penerimaan darimu saja sudah cukup.
biar yang lain kuusahakan sendiri.
aku lelah, lelah berharap dirimu memaafkanku.
maaf.

Sabtu, 19 Desember 2015

mas

apa kabar mu mas? baikkah kamu disana?
iya disana, dikota yang kata orang begitu kejam.
dikota yang kata negeri ini adalah ibu nya.
bagaimana aku tau?
dari adik tersayangmu, adikmu yang paling kamu cintai.
katanya kamu sudah pergi kesana untuk penelitian.
kamu masih menggunakan simping ta?
aku rindu.
semua yang kulakui, ternyata selalu membuatku teringat kamu, lagi lagi dan lagi.
aku bisa apa mas.
kamu yang begitu singkat, begitu membekas.
kamu yang begitu dingin, begitu menghangatkan.
bahkan setelah sekian lama, silih berganti hadir.
tak satupun yang membuatku tersenyum senyaman bersamamu.
lantas salahku kah perasaan ini?
perasaan ingin menangis, berteriak, tapi juga mencumbui waktu agar kamu hadir.
semua ini, ketegasan ini, ketegaran ini, kamu kan yang mengajariku.
tapi mengapa tak kamu ajari pula aku cara untuk melepaskan rasa cinta?
jika Kamu begitu membenci hubungan pacaran, aku lebih rela jika kita seperti dulu.
tanpa status, namun hati saling mengikat.
aku rindu dirimu.

gadis manis selingkuhan

halo apa kabar?
baik kan? syukur alhamdulillah.
bagaimana kabar lelaki yang dulu kamu pilih?
iya itu lo lelaki yang kamu rebut dariku,, oh bukan sih. dia bukan barang.
tepatnya lelaki yang kamu uji cintanya, dan ternyata cemen.
bahagia gak? sepertinya tidak.
cuma mau bilang,, selamat.
selamat merasakan apa yang dulu aku rasakan.
nyamaaan sekali bukan.
dibuang ketika sayang.
pastinya kamu sudah mempersiapkan diri.
kan kamu sendiri yang masuk kelubang ini.
kamu sendiri yang membiarkan dirimu menjadi selingkuhan.
kamu dahulu kan yang tertawa diatas tangisku? menertawakanku.
hey...
apa ya, aku juga bingung.
aku sudah pernah kan mohon sama kamu untuk merelakan dia, tapi kamu anggap aku bohong dan bahkan kamu mengkhianati aku.
sekarang? aku ingin prihatin saja rasanya malas.
lelaki yang dulu kamu perjuangin, apa sekarang memperjuangkan kamu?
sadar dong ya kalo kamu sekarang juga diduakan?
kamu lo yang dijadikan alasan oleh dia meninggalkanku.
baginya kamu lebih baik, lebih cantik.
hahahaha
aku menghargai diriku sendiri untuk mendapatkan kebahagiaan.
aku menghargai diriku untuk tetap berharga.
dengan tidak mengambil lelaki MILIK orang.
bagaimana kamu sekarang?
sakit kan menerima kenyataan kamu bukan satu-satunya.
lelakimu itu ternyata menyimpan hati yang lain.
harusnya kamu paham, lelaki yang pernah selingkuh, dia akan mengulangi perbuatannya.
selamat.
selamat menikmati karma mu hai gadis cantik.
Maka biar aku tertawa, tertawa untuk karma yang hadir pada selingkuhan.
aku bahagia.

Rabu, 16 Desember 2015

karma itu ada

ngomongin karma? percaya karma?
ngomongin soal karma itu balik pada keyakinan masing-masing.
tapi aku, aku percaya karma itu ada.
karma itu bakal datang cepat atau lambat trgantung keinginan Tuhan.
semua itu ada timbal balik.
hidup itu mati.
kurang lebih seperti itu.
kalo kamu hidup, kamu pasti akan mati.
kok bisa aku percaya karma?
karena aku pernah liat sendiri karma itu bertugas.
kamu menyakiti orang lain, suatu saat kamu bakal tersakiti.
inget banget aku masalah karma, pernah kena juga.
simpel sih, aku cemburu sama sahabat pacarku, cemburu buta. sampe persahabtan mereka rusak.
pdahl saat itu aku juga punya sahabat cowok. Dan aku dibales. pacar sahabat ku cemburu buta, persahabtan itu rusak.
adil kan?
apa yang kamu lakuin bakal kamu terima.
apa yang kamu tanam pasti kamu panen.
karma itu ada, senyata nadi yang terus berdetak dalam tubuhmu.
tapi kembali pada kepercayaan masing-masing.
bukankah Tuhan selalu menjanjikan pembalasan terhadap perbuatan setiap umatNya?
seperti kisah satu temanku ini.
drama? banget. tapi memang itu adanya.
sedrama kisah cintaku dulu yang ngebuat pandanganku ke cowok sekarang berubah.
sebaik-baik cowok, dia punya sisi nakal. jujur aja lagi, gak usah sok baik.
aku lebih suka cowok jujur ngomong nakal, dari pada cowok fake.
loh jangan salah, pernah denger cewek fake? cewek palsu yang sok polos? sering banget. cewek emang gitu, paling pinter nyembunyiin jati diri.
tapi sekarang cowok fake itu banyak.
gak tau, mungkin merasa dengan mencari cowok fake, dia jadi the real man.
itu pendapatku loh, gak perlu di telaah pake cari literatur. gak bakal ada.
balik lagi soal temenku ini tadi, dia punya kekasih, sayang banget.
tapi jodoh emang gak bisa ditebak jalannya kemana, sama siapa.
intinya sih mreka pisah, cewek nya temenku ini entah terpengaruh lingkungan atau gimana.
dia jadi berani lah kasarannya, sampe ngomong kasar ke temenku.
percayalah, sikapmu akan mendapatkan balasan suatu saat nanti.
sekarang mungkin boleh dibilang karma sedang menjalankan tugasnya.
si cewek ini entah bagaimana sepertinya sedikit mengalami kesulitan.
seperti ini lo karma,,.
dia gak akan bekerja saat itu juga, tapi nanti. saat orang yang tersakiti bisa tertawa.
kok gitu? gak tau dapat quote gitu duluu banget.
kayaknya pernah aku post juga sih.
karma itu akan bekerja ketika orang yang tersakiti sudah tersenyum bahagia.
mungkin karma akan datang ketika orang itu sudah ikhlas.
kalo sudah bahagia, sudah ikhlas kan ya?
intinya sih, pikir2 dulu.

Minggu, 13 Desember 2015

flashmob uda gak jaman?

gini lo kita gak nyari jaman apa gak, uptodate apa gak. kita nyari bareng-barengnya.
kita nyari kebersamaannya. okelah aku dasar nya individualis banget, susah berbaur dengan orang baru, tapi. aku gak apatis.
gak langsung ngejudge aktivitas ini sebagai bentuk ke alay an.
aku lyat ini sebagai bentuk keseruan, kebersamaan, kegilaan yang nanti nya bakal aku kangen in selepas kuliah.
mungkin aku jarang ikut latian buat flashmob ini, tapi aku usahain buat selalu ikut ngeramein keseruan ini.
bagiku ini menyenangkan.
tapi sekali lagi, ini bagiku. bagimu? urusanmu.
silahkan menyebutnya alay, karena kamu gak bisa menemukan keseruan didalamnya.
serunya dimana sih?
dari liat temen yang salah gerakan, liat temen ketawa bahagia.
karena bahagia itu gak selalu tampak.
jujur. hal seperti ini gak akan bisa kamu beli dengan uang.
mungkin bisa, tapi gak akan kamu temukan ketulusan didalamnya.
kita gak perlu hafal gerakan kok.
kalo hafal justru keliatan sudah di setting.
iya flashmob emang settingan, tapi lebih seru kalo lyat beberapa orang sangat hafal, sedang yang lainnya mengikuti.
gunanya apa?
gunanya biar orang sekitar yang lyat jadi tertarik dan pgen ikut nari.
orang sekitar jadi bahagia kan.
hualooo kita masih muda, umur belum terlalu tua untuk merasa malu melakukan hal seperti ini.
bukankah lebih asyik ketika nanti tua, kita bisa mengingat hal konyol seperti ini?
bayarin deh, sore-sore sambil minum teh duduk diteras, kemudian flashback masa muda inget pernah flashmob kayak gini.
bahagia kan pasti??
sekali lagi, bahagia itu kita yang bikin.
bukan nya punya teman konyol yang bikin ketawa lebih asik dari pada temen serius yang bikin surem muka?

Sabtu, 12 Desember 2015

this is the real me

oh hebat betul Anda tuan.
😄😄
bukan bukan,, makian saya itu bukan untuk menunjukkan perasaan kecewa saya,.
kecewa??
alah kecewa untuk apa?
sedari awal saya sudah mengetahui niat Anda,,
sudah terbaca jelas.
oh tuan,, saya ini bukan perempuan polos seperti yang Anda kira.
mulut saya keras? kasar? frontal?
sudah dari dulu tuan. Anda saja yang menyimpulkan saya ini perempuan polos.
bukan maksud hati menutupi,, buat apa?
tak perlu, tak penting.
alah tuan, mungkin jika dikata tentang keras nya hidup, usia saya kalah, pengalaman? hahaha
silahkan tanya saya bagaimana rasanya berkumpul dengan si kasar, si jahat, si penipu, si pendusta.
bagaimana rasanya? ya dibuat pelajaran saja.
oh ya tuan,, sudah puas tertawa belum?
saya sudah dari dulu tertawa sih tuan.
kenapa? jadi gini lo tuan, mungkin tuan tau segalanya tentang saya, tentang depot ibu saya, tentang mantan saya si yusqi.
tapi yang tidak tuan tau tentang saya adalah diri saya yang sebenarnya.
yang tau saya hanya diri saya. tentang imajinasi yang terlampau Tinggi, dan sering saya tuliskan.
saya tertawa sejak awal, bukan atas perhatian Anda, tapi kemampuan Anda stalking kehidupan saya,.
saya akui itu cukup keren.
saya harus belajar trik itu.
hey tuan,, saya ini bukan gadis abg yang gampang luluh.
sudah lewat masa itu.
lantas kenapa sikap saya seolah saya menikmati kehadiran Anda?
bukan sih, biasa saja.
saya hanya menganggap seperti mainan baru, bukankah Anda juga menganggap saya seperti itu?
beda nya kita apa?
bedaaa.
saya gak pernah melukai perasaan pasangan saya dengan tidak mengakui kehadiran dirinya.
cari yang serius? hahaha saya mulai tertawa sejak kalimat ini.
saya itu sudah muak tuan dengan gombalan macam ini.
teman banyak, keluar dengan banyak orang, siapa peduli?
saya tidak mempermasalahkan itu.
toh saya sendiri juga memilih untuk bebas.
bebas berjumpa dengan siapapun, kemanapun.
tapi sekali lagi, saya tak pernah sekalipun tak mengakui kekasih saya.
never.

Senin, 07 Desember 2015

kamu kok gak bla bla bla

"kamu kenapa gak pulang-pergi aja?"
"yaelah cuma gresik surabaya aja ngekos"
"lebih hemat kalo kamu pulang pergi kan?"
ssstttt berisiiikk. dari pada jawab pertanyaan diatas,, pertanyaan berikut ini lebih baik untuk aku jawab..
"gak capek apa kamu pulangpergi?"
"gak takut apa kamu motoran sendiri"
jawabannya... capeeek boss.. takut bosss..
aku ngerasain capeknya pulang pergi meski cuma sejam.. ini tulang rasanya rontook
satu setengah tahun aku pulang pergi.
takut? awal sekali aku ngerasa takut,, tapi lama-lama aku berani.. sekarang malah pulang pergi malang surabaya ya oke ae.
PP itu lebih hemat? hemaat banget,, tapi balik kemasalah awal, capek.
alaah dikit doang ngeluh,. ngomong sih gampang bos.
yangjalanin ini lo,.
kesehatan yang aku abaikan selama satu setengah tahun, efeknya muncul belakangan ini.
punggung mulai bermasalah sana sini..
aku nyesel? buanget.
meski aku bersyukur jadi mandiri.
tapi tetep sih aku lelah sekali.

entah

mendung begitu pekat untuk ku nalar kapan rintik hujan turun.
angin tak memberi cukup waktu untuk berfikir.

Minggu, 06 Desember 2015

HALLO TUAN

hallo tuan yang katanya hebat..
sehebat itu hingga berniat menipuku.
hahaha
maaf tuan, tak berhasil,
sungguh tuan aku bukan perempuan polos yang tak mengetahui trik semacam itu.
iya tuan aku juga seperti yang lain yang silau harta.
tapi sungguh aku tak punya pemikiran senista itu untuk menjadi wanitamu yang kesekian.
dan tuan yang katanya keren..
sungguh disayangkan meski aku perempuan penyuka materi, aku bukan perempuan bodoh.
halo tuan,, tulisan ini  memang untuk kamu,.
kamu yang merasa sungguh hebat..
hebat sehingga berani betul merayuku.
halo tuan kesepian? alah itu sih judul lagu milik tulus.
okelah tuan kamu memang mencari yang terbaik diantara yang baik.
hai tuan,, kamu tak mengenal betul siapa aku..
bolehlah kamu mengucap kata manis padaku.
sayangnya aku tak perduli,.
sudah cukup kenyang janji aku.

hai

hai kekasih yang pernah singgah..
bagaimana kabar disana? sudahkah kamu melihat hujan yang turun? samakah dengan disini?
hai kekasih,, aku tak meminta kamu mengerti selalu,, sekali saja pandang kearah langit.
aku merindukanmu.
tergambar jelas dalam benakku kenangan manis kita.
hai kekasih,, coba jelaskan
 

Blog Template by BloggerCandy.com