Rabu, 15 Mei 2019

Kamu yang kukagumi

Aku tak pernah mengenalmu sebelumnya, sekilas tau
aku tak percaya kita menjadi intens belakangan ini.
kamu nakal, sekilas itu yang kutau.
jika saja aku tak mendengar lebih tentang mu
aku kagum padamu yang tetap memperjuangkan hobimu, angklung
katamu jika bukan kita yang melestarikan, lantas siapa lagi?
kamu tak ada beda dengan dia, yang pernah empat tahun tinggal dikotamu
minum seolah menjadi rutinitas
aku tetap kagum
pada sikap dewasamu yang lebih dari umurmu
aku teringat awal pertama kamu menyapaku
kalo boleh tau, kenapa ya?
sekarang aku terlena, lebih dari yang kusadari
bagaimana kamu tertawa kali pertama di video call kita
aku terkesima, pada senyum malumu
ah jangan
kita tak lebih dari teman berbagi cerita
bagaimana kamu mengucap canda yang tak bisa kuterima
aku sayang kamu, temanku

Minggu, 18 November 2018

Kepala batu

-kamu memang keras kepala-

Julukan itu yang kuterima berkali-kali..
Dari mereka yang mengasihi ku..
Melihatku yang tak segan berlari kearah luka..
Seakan itu sumber bahagia..
Lalu kembali dengan derai air mata..
Berkali-kali menyapa pribadi keliru..
Seolah tak cukup menghapus jejaknya yang lalu..
Seolah hanya sekedar tambal sulam yang akan hilang diderai hujan..
Tidak tidak .
Kupastikan kali ini aku sembuh sepenuhnya..
Tidak lagi menangis pilu ditengah malam..
Tidak lagi sesenggukan hingga ibu mengintip dibalik pintu..
Tidak lagi buru-buru membasuh muka sebelum lelap, sekedar agar esok hari mata tidak tebal..
Boleh dikata hatiku telah lama terkoyak, tak perlu repot-repot lagi menyakiti..
Barangkali kalian terlampau bosan dengan penyebab tangisku..
Kali ini kupastikan air mataku mengering..
Kali ini kupastikan hatiku tak terisi lagi..
Bahkan jika ada yang menyapa lagi, entah sekedar menyapa atau bermain..
Kupastikan aku tak akan sesenggukan lagi..
Maakan aku..
Jangan paksa aku memaafkan yang sesungguhnya..

Jumat, 08 Desember 2017

Don't hug

Jangan peluk seseorang jika tidak punya kemampuan menepati janji
Kadangkala kamu mampu memeluk, tapi tidak menggenggam.
Pelukanmu lepas seperti angin
Kabur
Pergi begitu saja
Seolah orang itu sekedar batang pohon yang tidak bernyawa

 

Blog Template by BloggerCandy.com