Minggu, 18 November 2018

Kepala batu

-kamu memang keras kepala-

Julukan itu yang kuterima berkali-kali..
Dari mereka yang mengasihi ku..
Melihatku yang tak segan berlari kearah luka..
Seakan itu sumber bahagia..
Lalu kembali dengan derai air mata..
Berkali-kali menyapa pribadi keliru..
Seolah tak cukup menghapus jejaknya yang lalu..
Seolah hanya sekedar tambal sulam yang akan hilang diderai hujan..
Tidak tidak .
Kupastikan kali ini aku sembuh sepenuhnya..
Tidak lagi menangis pilu ditengah malam..
Tidak lagi sesenggukan hingga ibu mengintip dibalik pintu..
Tidak lagi buru-buru membasuh muka sebelum lelap, sekedar agar esok hari mata tidak tebal..
Boleh dikata hatiku telah lama terkoyak, tak perlu repot-repot lagi menyakiti..
Barangkali kalian terlampau bosan dengan penyebab tangisku..
Kali ini kupastikan air mataku mengering..
Kali ini kupastikan hatiku tak terisi lagi..
Bahkan jika ada yang menyapa lagi, entah sekedar menyapa atau bermain..
Kupastikan aku tak akan sesenggukan lagi..
Maakan aku..
Jangan paksa aku memaafkan yang sesungguhnya..

Jumat, 08 Desember 2017

Don't hug

Jangan peluk seseorang jika tidak punya kemampuan menepati janji
Kadangkala kamu mampu memeluk, tapi tidak menggenggam.
Pelukanmu lepas seperti angin
Kabur
Pergi begitu saja
Seolah orang itu sekedar batang pohon yang tidak bernyawa

Kamis, 13 April 2017

perebut takutkah direbut?

lucu ketika kucoba membuka satu persatu akun sosial media mu dan kekasihmu. tak ditemukan.
ya bukti bahwa kamu telah memblokirku entah sejak kapan.
akankah ketika pertemuan pertama kita? lalu kamu menyadari aku kala itu masih berkomunikasi dengan kekasihmu?
 

Blog Template by BloggerCandy.com